Rabu, 06 Juli 2011
Yo te amo
En palabras simples y comunes yo te extraño
En lenguaje terrenal mi vida eres tu
En total simplicidad seria yo te amo
Y en un trozo de poesia tu seras mi luz, mi bien
El espacio donde me alimento de tu piel que es bondad
La fuerza que me mueve dentro para recomenzar
y en tu cuerpo encontrar la paz
Si la vida me permite a lado tuyo
Creceran mis ilusiones no lo dudo
Si la vida la perdiera en un instante
Que me llene de ti para amar despues de amarte...vida
No tengas miedo ni dudas
este amor es demasiado bueno
Que tu seras mi mujer
yo te pertenezco todo entero
Mira mi pecho, lo dejo abierto
Para que vivas en el
Para tu tranquilidad me tienes en tus manos
Para mi debilidad la única eres tu
Al final tan solo se que siempre te he esperado
Y que llegas a mi vida
Y tu me das la luz del bien
Ese mundo donde tus palabras hacen su voluntad
La magia de este sentimiento que es tan fuerte y total
Y tus ojos que son mi paz
Si la vida me permite a lado tuyo
Creceran mis ilusiones no lo dudo
Si la vida la perdiera en un instante
Que me llene de ti para amar despues de amarte...vida
No tengas miedo ni dudas
este amor es demasiado bueno
Que tu seras mi mujer
yo te pertenezco todo entero
Mira mi pecho lo dejo abierto
Para que vivas en el }Bis
Senin, 20 Juni 2011
Hal Yang Sering Terlupakan
Begitu banyak pekerjaan yang kita lakukan setiap harinya baik itu dikantor, rumah ataupun di lingkungan tempat tinggal. Pekerjaan tersebut seakan-akan tidak ada habisnya, sampai kita sering melupakan keadaan sekeliling kita. Padahal sebenarnya banyak orang – orang yang sangat berperan dalam mendukung pekerjaan itu sehingga dapat berhasil dilaksanakan. Seperti halnya dikantor, pekerjaan yang dilakukan sendirian tidaklah mungkin membuahkan hasil pekerjaan yang baik, karena apapun bentuk pekerjaan yang dilakukan pasti membutuhkan orang lain, mulai dari pelayan kantor yang membuatkan teh setiap paginya, petugas arsip, tukang antar surat bahkan sampai rekan kerja sekalipun sudah pasti sangat dibutuhkan dalam mendukung setiap perkerjaan. Mungkin ada juga yang mengatakan akan dapat bekerja menyelesaikan suatu pekerjaan sendirian, tetapi yakinlah bahwa hasil pekerjaannya tidaklah maksimal.
Hasil pekerjaan yang baik sangatlah didambakan setiap orang yang bekerja, sehingga mereka melakukan pekerjaannya dengan semaksimal mungkin. Tetapi apakah mungkin diperoleh hasil yang baik, kalau segala sesuatunya dilakukan sendiri.? Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan suatu tim solid yang memiliki persepsi yang sama untuk pencapaian tujuan akhir dari suatu pekerjaan.
Setiap orang memiliki inteligensi dan pengalaman kerja yang berbeda, sehingga akan melahirkan ide yang berbeda pula. Banyaknya ide yang berbeda ini sebenarnya sangatlah bagus karena memberikan masukan yang mungkin sangat berguna bagi pekerjaan. Tetapi tidaklah mungkin semua ide tersebut akan dipergunakan sebagai dasar pekerjaan. Untuk itulah dibutuhkan seseorang pemimpin yang mampu untuk mengambil keputusan tepat yang berguna untuk melaksanakan program pekerjaan tersebut.
Terkadang walaupun suatu pekerjaan sudah direncanakan dengan matang oleh tim kerja, namun adakalanya dalam pelaksanaannya tidak berhasil dengan baik. Mungkin saja rencana kerja yang diprogramkan sudah diperhitungkan secara mendetail sampai kepada hal yang sekecilnya dan diprediksikan akan sukses, namun pasti ada factor lain yang menyebabkannya. Program kerja yang sudah direncanakan dengan baik, harus juga didukung dengan penyampaian informasi yang jelas kepada seluruh pelaksana kerja.
Suatu perusahaan pasti memiliki banyak pekerja atau karyawan yang berlatar belakang pendidikan dan pengalaman yang berbeda-beda. Tentunya hal seperti ini juga membuat informasi kerja yang disampaikan berbeda juga penyerapannya. Sebagian pekerja berpikiran bahwa tugas atau pekerjaan yang diberikan padanya harus selesai dikerjakannya, tidak perduli apakah hasilnya baik atau tidak. Untuk itulah sangat dibutuhkan juga seni untuk penyampaian informasi kerja. Pekerja harus paham bahwa bukan kwantitas atau banyaknya hasil yang diinginkan tetapi mutu hasil akhirnya yang dibutuhkan. Namun kalau penyampaian seperti itu saja yang disampaikan kepada pekerja, belum tentu juga semua pekerja paham maksudnya.
Penyampaian informasi kerja kepada pekerja untuk mencapai hasil kerja yang maksimal, sebenarnya harus melalui pendekatan secara pribadi, jangan seperti penyampaian pidato ataupun ceramah. Pekerja bukan hanya membutuhkan upah atau gaji saja tetapi juga membutuhkan perhatian dari atasannya. Namun terkadang pimpinan atau atasan bahkan tidak tahu nama pekerja tersebut, sehingga pekerja merasa tidak diperhatikan. Ada beberapa hal yang sebenarnya harus dilakukan oleh atasan sebelum menyampaikan informasi kerja kepada pekerja, seperti menyebut nama pekerja, menepuk pundaknya, menanyakan keadaan keluarganya, dll. Dengan demikian sudah pasti pekerja merasa dikenal dan dianggap berguna oleh atasannya, sehingga sudah tentu informasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik karena pekerja telah merasa dihargai dan ada timbul rasa memiliki terhadap perusahaan dan pasti hasil kerja yang diperoleh bermutu baik.
Penulis :
Edwin Zebua SH.
Hasil pekerjaan yang baik sangatlah didambakan setiap orang yang bekerja, sehingga mereka melakukan pekerjaannya dengan semaksimal mungkin. Tetapi apakah mungkin diperoleh hasil yang baik, kalau segala sesuatunya dilakukan sendiri.? Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan suatu tim solid yang memiliki persepsi yang sama untuk pencapaian tujuan akhir dari suatu pekerjaan.
Setiap orang memiliki inteligensi dan pengalaman kerja yang berbeda, sehingga akan melahirkan ide yang berbeda pula. Banyaknya ide yang berbeda ini sebenarnya sangatlah bagus karena memberikan masukan yang mungkin sangat berguna bagi pekerjaan. Tetapi tidaklah mungkin semua ide tersebut akan dipergunakan sebagai dasar pekerjaan. Untuk itulah dibutuhkan seseorang pemimpin yang mampu untuk mengambil keputusan tepat yang berguna untuk melaksanakan program pekerjaan tersebut.
Terkadang walaupun suatu pekerjaan sudah direncanakan dengan matang oleh tim kerja, namun adakalanya dalam pelaksanaannya tidak berhasil dengan baik. Mungkin saja rencana kerja yang diprogramkan sudah diperhitungkan secara mendetail sampai kepada hal yang sekecilnya dan diprediksikan akan sukses, namun pasti ada factor lain yang menyebabkannya. Program kerja yang sudah direncanakan dengan baik, harus juga didukung dengan penyampaian informasi yang jelas kepada seluruh pelaksana kerja.
Suatu perusahaan pasti memiliki banyak pekerja atau karyawan yang berlatar belakang pendidikan dan pengalaman yang berbeda-beda. Tentunya hal seperti ini juga membuat informasi kerja yang disampaikan berbeda juga penyerapannya. Sebagian pekerja berpikiran bahwa tugas atau pekerjaan yang diberikan padanya harus selesai dikerjakannya, tidak perduli apakah hasilnya baik atau tidak. Untuk itulah sangat dibutuhkan juga seni untuk penyampaian informasi kerja. Pekerja harus paham bahwa bukan kwantitas atau banyaknya hasil yang diinginkan tetapi mutu hasil akhirnya yang dibutuhkan. Namun kalau penyampaian seperti itu saja yang disampaikan kepada pekerja, belum tentu juga semua pekerja paham maksudnya.
Penyampaian informasi kerja kepada pekerja untuk mencapai hasil kerja yang maksimal, sebenarnya harus melalui pendekatan secara pribadi, jangan seperti penyampaian pidato ataupun ceramah. Pekerja bukan hanya membutuhkan upah atau gaji saja tetapi juga membutuhkan perhatian dari atasannya. Namun terkadang pimpinan atau atasan bahkan tidak tahu nama pekerja tersebut, sehingga pekerja merasa tidak diperhatikan. Ada beberapa hal yang sebenarnya harus dilakukan oleh atasan sebelum menyampaikan informasi kerja kepada pekerja, seperti menyebut nama pekerja, menepuk pundaknya, menanyakan keadaan keluarganya, dll. Dengan demikian sudah pasti pekerja merasa dikenal dan dianggap berguna oleh atasannya, sehingga sudah tentu informasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik karena pekerja telah merasa dihargai dan ada timbul rasa memiliki terhadap perusahaan dan pasti hasil kerja yang diperoleh bermutu baik.
Penulis :
Edwin Zebua SH.
HEAVEN
Langganan:
Komentar (Atom)
